Jumat, 18 Maret 2011

Go Ahead

untuk yang tak pernah nyaman
yang tak pernah berhenti mencari
untuk siapa yang bertujuan untuk tersesat
mengikuti kemana hati ingin pergi
untuk yang malu untuk malu
berusaha sama agar berbeda
untuk yang takut
takutlah pada penyesalan
untuk sang pelopor dan sang pemberontak
lupa daratan pada setiap tantangan dan kemungkinan
untuk yang siap tersandung tanpa harus jatuh
untuk yang siap mencari dan tersesat
untuk yang siap hidup untuk diri

(A Mild Go Ahead 2011)

Ada yang pernah dengar deretan kalimat di atas? Itu kalimat yang ada pada salah satu versi iklan A mild Go Ahead. Gak tahu kenapa saya suka iklan itu, hehe. Ada pesan di dalamnya. Rasanya kena banget, seperti "ditantang", ditantang untuk menghadapi tantangan. *buset dah sok banget*. Untuk itu saya tulis ulang di blog saya, agar bisa saya baca lagi berulang-ulang. Biar semangatnya ada lagi. *alesan* haha :D



"untuk yang tak pernah nyaman
yang tak pernah berhenti mencari
untuk siapa yang bertujuan untuk tersesat
mengikuti kemana hati ingin pergi"

tersesat ke tempat yang gak kita tahu dan menemui sesuatu yang gak pernah kita duga sebelumnya. Mengikuti apa kata hati.

"untuk yang malu untuk malu
berusaha sama agar berbeda
untuk yang takut
takutlah pada penyesalan"

Seharusnya kita malu kalo kita malu. Memiliki tujuan yang sama meski berbeda cara. Takut pada penyesalan, karena kita tak melakukan apa yang seharusnya kita lakukan.

"untuk sang pelopor dan sang pemberontak
lupa daratan pada setiap tantangan dan kemungkinan
untuk yang siap tersandung tanpa harus jatuh
untuk yang siap mencari dan tersesat
untuk yang siap hidup untuk diri"

untuk sang pelopor dan sang pemberontak, melakukan yang terbaik pada setiap tantangan dan kemungkinan. Siap menghadapi resiko tanpa takut untuk terjatuh. Tak pernah berhenti untuk mencari, selalu belajar untuk hidup.

Seperti itulah saya memahami iklan tersebut, gak tahu benar atau salah. Go Ahead

Kamis, 20 Januari 2011

orang yang sempurna

Orang yang sempurna mungkin ada gak sih di dunia ini? ga' usah jauh-jauh deh coba lihat aja diri kita sendiri, apakah kita orang yang sempurna? Rasanya ga' perlu kita jawab. Ketertarikan kepada lawan jenis secara fisik juga tidak bisa dipungkiri merupakan sebuah awal kita jatuh hati. Tapi apa iya hal itu merupakan syarat mutlak? ga' selamanya kita hanya tertarik secara fisik, "itu orang" pasti kan diajak ngobrol masak iya cuma dilayat doang. haha.



Sebenernya ini postingan tentang apa sih? kok ga' jelas. Haha, maaf ya saya juga bingung ini postingan soal apa :P. OK kembali lagi ke inti postingan. Rasanya ga' pas jika kita melulu melihat segala kekurangan orang, karena kita punya banyak kekurangan :)

Sebenernya ada kok orang yang sempurna, karena hati kita yang membuatnya sempurna :P

Senin, 17 Januari 2011

Untuk mereka

Langsung saja ke inti cerita ya, ini cuma share saja seperti tagline di blog saya "belajar menulis, belajar berbagi" Semua nama yang ada hanya karangan dan fiktif belaka :D

Saya memiliki teman cowok, kita sebut saja budi. Ceritanya dia lagi suka sama salah satu teman perempuan saya, kita sebut saja dia shela. Suatu malam budi sms saya,
nis titip salam buat kode ya,,
tanpa suara..
tanpa dia tau..
nitip lewat isyarat mata..
trims.. :)


Sedikit tambahan "kode" memang sering kami gunakan untuk 'menyembunyikan' sesuatu, mungkin dengan tujuan agar tidak canggung saat menyampaikan maksudnya karena hanya beberapa orang saja yang mengerti, tapi sepertinya percuma, hehe :D




Pertama kali baca smsnya cuma ngerutin dahi, nyatuin alis, sambil garuk-garuk. Nitip salam tapi tanpa suara, tanpa dia tahu dan parahnya lewat isyarat mata! mantab. Saya kan perempuan, masak saya harus lihat-lihatan sama perempuan? ya memang dia temen saya, tapi tetap saja,,,?? hadeh

Karena bingung saya sms balik si budi
"gimana caranya??" gak lama sms saya dibalas
"iya, sampein lewat isyarat mata..
waktu sama-sama menatap, sampein salamku ke dia.
dalam hati aja.
tanpa suara dan dia juga gak tau."


Nah lho, bayangin kalau saya benar-benar melakukan hal itu

shela: napa ndeng?? (ndeng atau kepanjangannya adalah srondeng, entah ini bahasa gaul, bahasa alay atau bahasa planet tapi biasa saya gunakan dalam percakapan sehari-hari)
saya: *sambil ngeliyatin matanya ngomong dalam hati* dapet salam dari kang budi
shela: apa tho?? gak jelas.
saya: *masih dalam hati dan masih terus ngeliyatin matanya * masa' gak ngerti juga?
shela: apa sih. geli ah. *noyor kepala saya*
saya: "dasar oo'n" *jewer kuping si shela*
#doh

tapi itu memang benar-benar membuat saya bingung, jadinya ya saya forward ke orang yang dituju, gampang. Untuk budi, maaf ya. Ternyata isi SMS itu diforward lagi sama shela ke budi. Haha :D jadi deh SMS itu cuma muter-muter. Semrawut :D

Rabu, 05 Januari 2011

perhatian, hak setiap orang

"mb saya ini orang bener bukan orang jahat"

kalimat itu terdengar dari seorang laki-laki, bajunya lusuh, di telapak kakinya terlihat lumpur yang sudah mengering, tanpa alas kaki. Kulitnya kering, sesekali laki-laki menggaruk tanganya yang kering. Seperti mengelupas.

"saya hanya sedang sakit" laki-laki itu melanjutkan.



Sepertinya dia merasa pandangan penumpang lainnya yang membuat dia tidak nyaman. Risih mungkin.
Saat itu saya sedang naik angkot dari Jl. pedurungan menuju ke kampus, memang bukan lagi ngomong sama saya tapi dengan perempuan di sebelahnya. Jadi mikir bahwa mungkin setiap orang itu ingin dilihat, ingin di dengar dan ingin diperhatikan. Tak terkecuali laki-laki itu tadi. :)

Minggu, 02 Januari 2011

sugeng rawuh 2011

Mohon maaf sebelumnya kalo tulisan ini ga' penting :P.
2010 baru saja lewat semua cerita, pengalaman, kita anggap sebagai pelajaran dan kenangan *haduuuhhh apa tho ki*.

Tambah tua pasti,
tambah tinggi kayaknya udah ga' bisa,
tambah putih juga kayaknya..... *sengaja gantung*

tambah dewasa, Amin
tambah pede, semoga
tambah manis, sekarang juga udah manis *huek* :P



Apapun yang telah saya alami di tahun 2010 patut saya syukuri, dan harus siap dengan dagu tegak *nggaya* mengahadapi apapun tantangan di tahun 2011.